• PORTAL AKADEMIK
  • IT CENTER
  • LIBRARY
  • RESEARCH
  • WEBMAIL
  • PUSAT LAYANAN INFORMASI
  • GAWAT DARURAT
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang
    • Sejarah Rumah Sakit Akademik UGM
    • Visi, Misi, Tugas, Motto, dan Kebijakan Mutu
    • Logo Rumah Sakit Akademik UGM
    • Clinical Research Unit
    • Pengabdian Masyarakat
    • Manajemen RSA UGM
    • Pasar Krempyeng
  • Diklat
  • Layanan
    • IGD
    • Unit Tranfusi Darah
    • Klinik Eksekutif dan Medical Check Up
      • Klinik Eksekutif
      • Paket Medical Check Up
    • Klinik
      • Klinik Anak
      • Klinik Bedah
      • Klinik Subspesialis Bedah
      • Klinik Gadjah Mada Orthopedi Center
      • Klinik Dermatologi, Venereologi, dan Estetika
      • Klinik Gigi dan Mulut
      • Klinik Jantung dan Pembuluh Darah
      • Klinik Kesehatan Jiwa
      • Klinik Mata
      • Klinik Obstetri dan Ginekologi
      • Klinik Paru dan Pernapasan
      • Klinik Penyakit Dalam
      • Klinik Fisik dan Rehabilitasi Medik
      • Klinik Gizi
      • Klinik Saraf
      • Klinik THT-KL
    • Hemodialisa
    • Radiologi
    • Psikologi Anak
    • Antarejo
    • Jatayu Home Care
    • Rawat Inap
    • Health Tourism & Wellness
    • Cerebral Palsy Center
  • Informasi
    • Jadwal Dokter RSA UGM
    • Artikel
      • Artikel Kesehatan
      • Berita
    • Kerja Sama Asuransi
    • Alur Pasien
    • INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT
    • DATA INDIKATOR MUTU
    • Media Monitoring
    • Booklet Edukasi
    • Homestay UGM
  • Kontak Kami
    • Zona Integritas
    • SP4N Lapor
    • E-Komplain
    • Hubungi Kami
  • Beranda
  • Artikel
  • Pascaoperasi Apa Boleh Puasa?

Pascaoperasi Apa Boleh Puasa?

  • Artikel
  • 15 June 2017, 14.54
  • Oleh: admin
  • 0
dr. Agung Widianto, Sp.B-KBD - RS UGM
dr. Agung Widianto, Sp.B-KBD

Puasa Ramadhan suatu kewajiban bagi umat muslim yang telah baligh. Tubuh yang fit dibutuhkan untuk mendukung aktivitas selama berpuasa sebulan penuh. Bagaimana halnya dengan pasien pascaoperasi? Apakah diperbolehkan berpuasa?

dr. Agung Widianto, Sp.B-KBD – Dokter Spesialis Bedah Digestif RS UGM menjelaskan, “Pada kondisi umum dibutuhkan waktu ± 1 minggu untuk masa pemulihan dan 3-4 minggu pascaoperasi sudah kembali fit. Asupan gizi dan daya tahan tubuh menjadi faktor pendukung pemulihan kondisi pasien”.

“Pada kasus operasi pengangkatan usus buntu, pemulihan ditandai dengan bekas luka yang mengering, pasien kembali sehat dan mulai dapat beraktivitas kembali. Kondisi ini memungkinkan bila akan berpuasa, dengan catatan pasien tidak merasa lemas dan lesu” tambah dr. Agung.

Berpuasa selama Ramadhan tidak membahayakan pasien pascaoperasi, namun dapat memperlambat pemulihan dikarenakan asupan nutrisi yang dikonsumsi terbatas. Untuk kasus operasi besar, misalnya pemotongan usus dianjurkan untuk tidak berpuasa Ramadhan dan menggantinya saat sudah sehat kelak.

Tips kesehatan untuk pasien pascaoperasi dan ingin berpuasa, sebagai berikut:

1. Cukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum minimal 2 liter per hari (± 8 gelas): saat berbuka, setelah makan, setelah sholat magrib, sebelum sholat tarawih, setelah sholat tarawih, sebelum tidur, bangun tidur dan saat sahur, masing-masing 1 gelas diwaktu tersebut.

 

 

 

2. Penuhi gizi tinggi protein

Setelah operasi dilarang makan makanan yang berbau amis adalah MITOS. Konsumsi makanan dengan kandungan protein tinggi seperti daging, telur, ikan tuna dan berbagai olahan susu akan membantu mempercepat proses pemulihan jaringan dan kulit yang ditandai dengan rasa gatal.

 

 

 

 

 

3. Istirahat yang cukup dengan tidur minimal 8 jam per hari.

 

 

 

 

 

 

4. Menjaga luka operasi agar tetap steril dan melakukan perawatan luka sesuai jadwal yang telah diberikan oleh dokter.

 

 

Untuk informasi lebih lanjut :

HUMAS RS UGM, email:  humas.rsugm@ugm.ac.id

Pencarian

Artikel Kesehatan

  • Anak
  • Jantung
  • Diabetes
  • Kesehatan Jiwa
  • Kulit dan Kelamin
  • Lansia
  • Nutrisi

Informasi Terbaru

  • Refleksi Hari Perawat Nasional
  • Tips Cerdas Memilih Makanan Ditengah Hidangan Yang Melimpah
  • Gerai ZIS RSA UGM Berbagi Sembako untuk Keluarga Pasien Dhuafa di Bulan Ramadhan
  • Superflu: Waspada Namun Tidak Perlu Panik
Universitas Gadjah Mada

Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada

Jl. Kabupaten (Lingkar Utara), Kronggahan, Trihanggo, Gamping, Sleman, Yogyakarta 55291

rsa@ugm.ac.id

0811 2846 042 (IGD, WhatsApp Chat Only)
0811 2548 118 (IGD, Telepon)
0811 2856 210 (Pusat Layanan Informasi, WhatsApp Chat Only)

Artikel Kesehatan

  • Anak
  • Jantung
  • Diabetes
  • Kesehatan Jiwa
  • Kulit dan Kelamin
  • Lansia
  • Nutrisi

Layanan

  • Health Tourism and Wellness
  • Jatayu Homecare and Telemedicine
  • Unit Tranfusi Darah
  • Antarejo
  • Medical Check-Up
  • Klinik Eksekutif
  • Cathlab
  • CPET
  • Pendidikan dan Pelatihan
ARSPTN logo

© Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY