Sleman, 29 Oktober 2026 – Clinical Research Unit (CRU) Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) telah menyelesaikan tahapan Site Close-Out Visit untuk Studi Klinis Kanker Kolon bersama IriHealth pada Kamis, 29 Oktober 2026. Studi ini mengangkat judul “Integrating Iridology and Deep Learning for Detection of Colon Cancer: Stage 1 – Curating a Smart Iris Dataset for Colon Cancer Detection”.
Penelitian tersebut berfokus pada integrasi pencitraan iris mata (iris imaging), data klinis, dan teknologi deep learning. Kombinasi ketiga komponen ini ditujukan untuk menghasilkan dataset yang dapat digunakan sebagai dasar pengembangan riset deteksi dini kanker kolon.

Hasil Awal Studi Klinis Kanker Kolon
Dalam pelaksanaan studi klinis ini, tim memperoleh sejumlah hasil awal yang menjadi bagian dari proses pengumpulan dan pengembangan dataset. Hasil tersebut meliputi:
-
Sebanyak 260 citra iris mata diterima dan 5 citra iris mata ditolak.
-
Hasil awal melaporkan sensitivitas sebesar 85% dan spesifisitas sebesar 88%.
Hasil tersebut menggambarkan proses pengumpulan data sekaligus potensi pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan dalam penelitian kesehatan.
Namun, penting untuk diperhatikan bahwa angka sensitivitas dan spesifisitas tersebut masih merupakan hasil studi awal. Hasil ini belum dapat diinterpretasikan sebagai hasil studi klinis yang valid. Oleh karena itu, diperlukan kehati-hatian dalam memahami dan menyampaikan temuan tersebut.
Kolaborasi Riset dan Pengembangan Teknologi Kesehatan
Studi ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara clinical investigator, tim riset, dan mitra industri dalam mengembangkan penelitian yang berorientasi pada kebaruan teknologi.
IriHealth saat ini tengah mengembangkan teknologi kecerdasan buatan dengan memanfaatkan pencitraan iris mata untuk membantu proses deteksi dini kanker kolon secara non-invasif. Pendekatan ini menjadi bagian dari eksplorasi pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam bidang kesehatan.
Melalui kolaborasi tersebut, pengembangan dataset menjadi salah satu tahapan penting untuk mendukung penelitian lanjutan. Integrasi data klinis dan teknologi deep learning diharapkan dapat membuka peluang pengembangan inovasi dalam penelitian deteksi kanker.
Komitmen CRU RSA UGM dalam Mendukung Inovasi Penelitian
Ke depan, Clinical Research Unit RSA UGM berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan studi klinis, memperkuat infrastruktur penelitian, serta mendorong kolaborasi yang menghubungkan praktik klinis, data ilmiah, dan inovasi teknologi di bidang pelayanan kesehatan.
Penyelesaian tahapan studi bersama IriHealth ini menjadi bagian dari upaya RSA UGM dalam mendukung ekosistem penelitian klinis yang kolaboratif dan berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan.
Melalui penguatan kerja sama dengan berbagai mitra, RSA UGM terus berupaya mengambil peran dalam mendorong inovasi penelitian kesehatan yang dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan pelayanan kesehatan di masa mendatang.
(Hukmas – RSA UGM)