• PORTAL AKADEMIK
  • IT CENTER
  • RESEARCH
  • PUSAT LAYANAN INFORMASI
  • GAWAT DARURAT
  • KEBIJAKAN PRIVASI
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang
    • Sejarah Rumah Sakit Akademik UGM
    • Visi, Misi, Tugas, Motto, dan Kebijakan Mutu
    • Logo Rumah Sakit Akademik UGM
    • Pendidikan Pelatihan
    • Clinical Research Unit
    • Pengabdian Masyarakat
    • Manajemen RSA UGM
    • Pasar Krempyeng
  • Layanan
    • IGD
    • Unit Tranfusi Darah
    • Klinik Eksekutif dan Medical Check Up
      • Klinik Eksekutif
      • Paket Medical Check Up
    • Klinik
      • Klinik Anak
      • Klinik Bedah
      • Klinik Srikandi 1
      • Klinik Subspesialis Bedah
      • Klinik Gadjah Mada Ortopedi Center
      • Klinik Dermatologi, Venereologi, dan Estetika
      • Klinik Gigi dan Mulut
      • Klinik Jantung dan Pembuluh Darah
      • Klinik Kesehatan Jiwa
      • Klinik Mata
      • Klinik Obstetri dan Ginekologi
      • Klinik Paru dan Pernapasan
      • Klinik Penyakit Dalam
      • Klinik Fisik dan Rehabilitasi Medik
      • Klinik Gizi
      • Klinik Saraf
      • Klinik THT-KL
    • Hemodialisa
    • Radiologi
    • Psikologi Anak
    • Antarejo
    • Jatayu Home Care
    • Rawat Inap
    • Health Tourism & Wellness
    • Cerebral Palsy Center
  • Informasi
    • Jadwal Dokter RSA UGM
    • Karir
    • Artikel
      • Artikel Kesehatan
      • Berita
    • Kerja Sama Asuransi
    • Alur Pasien
    • INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT
    • DATA INDIKATOR MUTU
    • Media Monitoring
    • Booklet Edukasi
    • Homestay UGM
  • Kontak Kami
    • Zona Integritas
    • SP4N Lapor
    • E-Komplain
    • Hubungi Kami
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
  • Home
  • Artikel

TANGAN BERSIH, MENYELAMATKAN NYAWA

  • Artikel, Edukasi
  • 17 Oktober 2023, 07.26
  • Oleh : humas.rsugm

Oleh: dr. Titien Budhiaty, Sp.PK., M.Sc

Menjaga kebersihan tangan merupakan langkah yang paling penting untuk mencegah sakit dan menyebarkan kuman ke orang lain.

Bagaimana kuman dapat berada di tangan dan membuat orang sakit?

Feses atau tinja dari manusia dan binatang merupakan sumber kuman seperti Salmonella, E.coli dan notovirus yang dapat menyebabkan diare dan dapat pula menyebarkan beberapa infeksi saluran nafas seperti adenovirus dan hand-foot-mouth disease. Kuman-kuman ini dapat berada di tangan setelah orang buang air besar atau mengganti popok, atau memegang daging mentah yang ada kotoran hewan namun tidak terlihat. Cara lain misalnya memegang barang/benda yang telah orang lain pegang setelah tangannya digunakan menutup mulut saat batuk atau bersin (tanpa kita mengetahuinya). Jika kita memegangnya dan tidak mencuci tangan, kuman-kuman dapat berpindah dari orang satu ke orang lain dan membuat orang menjadi sakit.

Mencuci tangan mencegah penyakit dan penyebaran infeksi ke orang lain

Mencuci tangan dengan sabun akan menghilangkan kuman dari tangan. Ini mencegah infeksi karena:

  • Orang sering menyentuh mata, hidung dan mulut tanpa sadar. Kuman dapat masuk ke dalam tubuh melalui mata, hidung, dan mulut dan membuat kita sakit.
  • Kuman dari tangan yang tidak dicuci dapat berpindah ke makanan dan minuman saat kita mengolahnya atau mengkonsumsinya. Kuman dapat berkembangbiak pada makanan dan minuman pada kondisi tertentu dan membuat orang sakit
  • Kuman dari tangan yang tidak dicuci dapat berpindah ke benda lain seperti pegangan tangga, permukaan meja, mainan, dan kemudian berpindah ke tangan orang lain.

Penelitian menunjukkan, menghilangkan kuman dengan memcuci tangan dapat mencegah diare (23-40%), mencegah diare pada orang dengan kelemahan sistem imun (58%), infeksi saluran nafas (16-21%), dan mungkin juga mencegah infeksi kulit dan mata. Dapat mencegah pula infeksi cacing melalui tanah. Mencuci tangan dengan sabun juga dapat mencegah murid-murid tidak masuk sekolah karena penyakit saluran cerna sebanyak 29-57%.

Mengapa harus mencuci tangan dengan sabun?

Mencuci tangan dengan sabun lebih efektif dibanding dengan air saja karena surfaktan di sabun akan mengangkat tanah dan kuman di tangan dan orang akan menggosok tangan lebih menyeluruh saat menggunakan sabun sehingga lebih banyak menghilangkan kuman pula.

Cara mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir

  1. Basahi tangan dengan air mengalir.
  2. Gunakan sabun, gosok seluruh permukaan tangan, punggung tangan, sela-sela jari, dan yang di bawah kuku.
  3. Gosok tangan dengan sabun selama 20 detik.
  4. Bilas dengan air mengalir.
  5. Keringkan dengan tisu, handuk bersih atau air dryer.

Alternatif cuci tangan jika tidak tersedia sarana cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menggunakan alcohol based handrub.

Kapan harus mencuci tangan?

  • Sebelum dan sesudah makan
  • Setelah ke toilet
  • Sebelum dan sesudah memasak makanan/minuman
  • Setelah batuk, bersin atau membersihkan hidung
  • Setelah menyentuh benda atau permukaan obyek di area publik
  • Ketika masuk dan keluar dari rumah atau gedung
  • Setelah mengganti popok bayi tau lansia
  • Ketika tangan tampak kotor
  • Sebelum dan sesudah bekeerja
  • Setelah memegang binatang
  • Ketika merawat orang saakit

Sumber:

MacLeod C, Braun L, Caruso BA, et al. Recommendations for hand hygiene in community settings: a scoping review of current international guidelines. BMJ Open 2023;13:e068887. doi:10.1136/ bmjopen-2022-068887

https://www.cdc.gov/handwashing/why-handwashing.html (CDC 2023)

Related Posts

Sepsis: Ketika Infeksi Yang Tampak Sederhana Menjadi Kondisi Yang Mengancam Nyawa

ArtikelPenyakit Dalam Rabu, 16 September 2026

Oleh: Undatun Ulfah, S.Kep.,Ners, dr. Gibran Ilham Setiawan, Sp. P.D. Bayangkan seseorang mengalami luka kecil karena teriris pisau dapur atau seseorang mengalami infeksi saluran kemih yang awalnya hanya terasa seperti anyang-anyangan.

RSA UGM Raih Seva Paramahita Award untuk Pelayanan JKN

Berita Selasa, 15 September 2026

Sleman, 15 September 2026 – Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) kembali meraih penghargaan atas komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat. RSA UGM berhasil memperoleh Seva Paramahita Award untuk Fasilitas […].

Dokter Spesialis Neurologi RSA UGM Selesaikan Clinical Training Program Tingkat Internasional

Berita Jumat, 11 September 2026

Yogyakarta, 11 September 2026 – Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) terus berkomitmen mengembangkan kualitas dan keterampilan tenaga medis melalui clinical training program di rumah sakit berskala internasional.

Pengumuman Hasil Seleksi Akhir Dokter Gigi Umum – Klinik Rumah Sehat UGM

Pengumuman Selasa, 1 September 2026

Pengumuman Hasil Seleksi Akhir Dokter Gigi Umum Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) mengumumkan Hasil Seleksi Calon Pegawai dengan Perjanjian Kerja untuk formasi Dokter Gigi Umum dengan penempatan di Klinik Rumah Sehat UGM, […].

Pencarian

Artikel Kesehatan

  • Anak
  • Jantung
  • Diabetes
  • Kesehatan Jiwa
  • Kulit dan Kelamin
  • Lansia
  • Nutrisi

Informasi Terbaru

  • Sepsis: Ketika Infeksi Yang Tampak Sederhana Menjadi Kondisi Yang Mengancam Nyawa
  • RSA UGM Raih Seva Paramahita Award untuk Pelayanan JKN
  • Dokter Spesialis Neurologi RSA UGM Selesaikan Clinical Training Program Tingkat Internasional
  • Pengumuman Hasil Seleksi Akhir Dokter Gigi Umum – Klinik Rumah Sehat UGM
Universitas Gadjah Mada

Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada

Jl. Kabupaten (Lingkar Utara), Kronggahan, Trihanggo, Gamping, Sleman, Yogyakarta 55291

rsa@ugm.ac.id

0811 2846 042 (IGD, WhatsApp Chat Only)
0811 2548 118 (IGD, Telepon)
0811 2856 210 (Pusat Layanan Informasi, WhatsApp Chat Only)

Artikel Kesehatan

  • Anak
  • Jantung
  • Diabetes
  • Kesehatan Jiwa
  • Kulit dan Kelamin
  • Lansia
  • Nutrisi

Layanan

  • Health Tourism and Wellness
  • Jatayu Homecare and Telemedicine
  • Unit Tranfusi Darah
  • Antarejo
  • Medical Check-Up
  • Klinik Eksekutif
  • Cathlab
  • CPET
  • Pendidikan dan Pelatihan
ARSPTN logo

© Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada