• PORTAL AKADEMIK
  • IT CENTER
  • LIBRARY
  • RESEARCH
  • WEBMAIL
  • PUSAT LAYANAN INFORMASI
  • GAWAT DARURAT
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang
    • Sejarah Rumah Sakit Akademik UGM
    • Visi, Misi, Tugas, Motto, dan Kebijakan Mutu
    • Logo Rumah Sakit Akademik UGM
    • Clinical Research Unit
    • Pengabdian Masyarakat
    • Manajemen RSA UGM
    • Pasar Krempyeng
  • Diklat
  • Layanan
    • IGD
    • Unit Tranfusi Darah
    • Klinik Eksekutif dan Medical Check Up
      • Klinik Eksekutif
      • Paket Medical Check Up
    • Klinik
      • Klinik Anak
      • Klinik Bedah
      • Klinik Subspesialis Bedah
      • Klinik Gadjah Mada Orthopedi Center
      • Klinik Dermatologi, Venereologi, dan Estetika
      • Klinik Gigi dan Mulut
      • Klinik Jantung dan Pembuluh Darah
      • Klinik Kesehatan Jiwa
      • Klinik Mata
      • Klinik Obstetri dan Ginekologi
      • Klinik Paru dan Pernapasan
      • Klinik Penyakit Dalam
      • Klinik Fisik dan Rehabilitasi Medik
      • Klinik Gizi
      • Klinik Saraf
      • Klinik THT-KL
    • Hemodialisa
    • Radiologi
    • Psikologi Anak
    • Antarejo
    • Jatayu Home Care
    • Rawat Inap
    • Health Tourism & Wellness
    • Cerebral Palsy Center
  • Informasi
    • Jadwal Dokter RSA UGM
    • Artikel
      • Artikel Kesehatan
      • Berita
    • Kerja Sama Asuransi
    • Alur Pasien
    • INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT
    • DATA INDIKATOR MUTU
    • Media Monitoring
    • Booklet Edukasi
    • Homestay UGM
  • Kontak Kami
    • Zona Integritas
    • SP4N Lapor
    • E-Komplain
    • Hubungi Kami
  • Beranda
  • Uncategorized
  • Gizi Seimbang Ibu Menyusui: Investasi untuk Generasi Emas

Gizi Seimbang Ibu Menyusui: Investasi untuk Generasi Emas

  • Uncategorized
  • 29 August 2025, 10.18
  • Oleh: imamputra94
  • 0

Gizi Seimbang Ibu Menyusui: Investasi untuk Generasi Emas

Oleh: Alimah Hanan, S.Gz, RD | Editor: Pratiwi Dinia Sari, S.Gz, RD

ASI sebagai Makanan Utama Bayi

Air susu ibu (ASI) adalah makanan pertama dan utama bagi bayi yang baru lahir.
American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif pada bayi di bawah 6 bulan. Setelah itu, ASI tetap dilanjutkan hingga anak berusia 2 tahun, kecuali ada indikasi medis (Meek, 2022).

Ibu menyusui dapat menghasilkan rata-rata 750–800 ml ASI setiap hari selama 6 bulan pertama.

Sumber: Kemenkes RI, 2023
Sumber: Kemenkes RI, 2023

Jenis ASI: Foremilk dan Hindmilk

ASI terbagi menjadi dua jenis, yaitu ASI awal (foremilk) dan ASI akhir (hindmilk).

  • ASI awal mengandung protein serta vitamin larut air. Cairan ini keluar di awal proses menyusui.
  • ASI akhir lebih banyak mengandung lemak. Kandungan ini berperan penting untuk menambah berat badan bayi (Talebi, 2024).

Agar bayi mendapatkan kedua jenis ASI, pengosongan payudara harus optimal. Perlekatan dan teknik menyusui yang benar menjadi kunci keberhasilannya.


Faktor yang Mempengaruhi Produksi ASI

Produksi ASI dipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain:

  • Frekuensi dan durasi menyusui.
  • Intensitas pemerahan.
  • Asupan nutrisi ibu.
  • Tingkat stres atau kecemasan.
  • Kondisi kesehatan ibu secara umum.

Jika salah satu faktor terganggu, produksi ASI dapat menurun. Oleh karena itu, kesehatan fisik dan mental ibu harus dijaga. Ibu yang sehat jasmani dan emosional lebih mampu memenuhi kebutuhan gizi bayi sekaligus menjaga daya tahan tubuhnya sendiri.


Pentingnya Asupan Gizi Seimbang

Nutrisi yang cukup selama masa menyusui berperan penting untuk kesehatan ibu dan bayi.
Ibu membutuhkan tambahan energi untuk memulihkan kondisi pasca persalinan dan mendukung metabolisme tubuh dalam menghasilkan ASI (Wardana et al., 2018).

Sebaliknya, konsumsi makanan yang tidak seimbang dapat menurunkan jumlah dan kualitas ASI. Ibu menyusui sering kali rentan mengalami masalah gizi karena kebutuhan nutrisinya meningkat, sementara pola makan kurang terjaga (Carretero-Krug et al., 2024).


Kebutuhan Zat Gizi Ibu Menyusui

Kebutuhan gizi ibu menyusui bergantung pada usia, berat badan, tinggi badan, aktivitas, dan periode laktasi.

Berdasarkan Permenkes No. 28 Tahun 2019:

  • Tambahan energi sekitar 330 kkal per hari pada 6 bulan pertama.
  • Tambahan energi 400 kkal per hari pada 6 bulan kedua.
  • Tambahan protein 20 gram per hari pada 6 bulan pertama.
  • Tambahan protein 15 gram per hari pada 6 bulan kedua.

Selain zat gizi makro (energi, protein, lemak, dan karbohidrat), ibu menyusui juga memerlukan zat gizi mikro seperti vitamin A, D, B12, folat, yodium, serta asam lemak omega-3 (DHA dan EPA). Kekurangan zat gizi ini bisa berdampak pada kualitas ASI dan perkembangan bayi.


Panduan “Isi Piringku” untuk Ibu Menyusui

Cara praktis untuk memenuhi kebutuhan gizi adalah menerapkan prinsip Isi Piringku. Panduan ini menekankan konsumsi makanan seimbang dalam setiap kali makan (Kemenkes RI, 2023).

Rekomendasinya:

  • Protein hewani: 4 porsi per hari (ikan, daging, ayam, telur).
  • Protein nabati: 4 porsi per hari (tempe, tahu).
  • Makanan pokok: 6 porsi per hari (nasi, jagung, kentang).
  • Sayur: 4 porsi per hari (1 mangkuk ±100 g).
  • Buah: 4 porsi per hari (1 potong sedang ±100–190 g).
  • Air putih: 12–14 gelas per hari.

Selain itu, batasi konsumsi gula, garam, lemak, kopi, dan teh. Variasikan menu setiap hari agar kebutuhan vitamin dan mineral terpenuhi.


Dampak Kekurangan Gizi pada Ibu Menyusui

Keberhasilan menyusui tidak hanya diukur dari banyaknya ASI. Hal terpenting adalah kenaikan berat badan bayi sesuai usianya.

Jika gizi ibu tidak tercukupi, bayi berisiko sulit mencapai berat badan ideal. Kondisi ini dapat melemahkan daya tahan tubuh bayi dan meningkatkan risiko stunting (Kemenkes RI, 2011).

Tags: artikel kesehatan Gizi ibu menyusui rsa ugm rumah sakit rumah sakit jogja

Pencarian

Artikel Kesehatan

  • Anak
  • Jantung
  • Diabetes
  • Kesehatan Jiwa
  • Kulit dan Kelamin
  • Lansia
  • Nutrisi

Informasi Terbaru

  • Tata Tertib Publikasi Kegiatan Magang dan Penelitian SIRS & TI RSA UGM
  • Peran RSA UGM dalam Pemulihan Infrastruktur Kritis dan Layanan Medis di Aceh Utara Pasca-Bencana
  • Remisi Pada Diabetes Tipe 2
  • Respons Cepat Bencana, RSA UGM Berangkatkan Tim Medis Gabungan AHS Bantu Korban Banjir Aceh
Universitas Gadjah Mada

Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada

Jl. Kabupaten (Lingkar Utara), Kronggahan, Trihanggo, Gamping, Sleman, Yogyakarta 55291

rsa@ugm.ac.id

0811 2846 042 (IGD, WhatsApp Chat Only)
0811 2548 118 (IGD, Telepon)
0811 2856 210 (Pusat Layanan Informasi, WhatsApp Chat Only)

Artikel Kesehatan

  • Anak
  • Jantung
  • Diabetes
  • Kesehatan Jiwa
  • Kulit dan Kelamin
  • Lansia
  • Nutrisi

Layanan

  • Health Tourism and Wellness
  • Jatayu Homecare and Telemedicine
  • Unit Tranfusi Darah
  • Antarejo
  • Medical Check-Up
  • Klinik Eksekutif
  • Cathlab
  • CPET
  • Pendidikan dan Pelatihan
ARSPTN logo

© Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY