• PORTAL AKADEMIK
  • IT CENTER
  • LIBRARY
  • RESEARCH
  • WEBMAIL
  • PUSAT LAYANAN INFORMASI
  • GAWAT DARURAT
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang
    • Sejarah Rumah Sakit Akademik UGM
    • Visi, Misi, Tugas, Motto, dan Kebijakan Mutu
    • Logo Rumah Sakit Akademik UGM
    • Clinical Research Unit
    • Pengabdian Masyarakat
    • Manajemen RSA UGM
    • Pasar Krempyeng
  • Diklat
  • Layanan
    • IGD
    • Unit Tranfusi Darah
    • Klinik Eksekutif dan Medical Check Up
      • Klinik Eksekutif
      • Paket Medical Check Up
    • Klinik
      • Klinik Anak
      • Klinik Bedah
      • Klinik Subspesialis Bedah
      • Klinik Gadjah Mada Orthopedi Center
      • Klinik Dermatologi, Venereologi, dan Estetika
      • Klinik Gigi dan Mulut
      • Klinik Jantung dan Pembuluh Darah
      • Klinik Kesehatan Jiwa
      • Klinik Mata
      • Klinik Obstetri dan Ginekologi
      • Klinik Paru dan Pernapasan
      • Klinik Penyakit Dalam
      • Klinik Fisik dan Rehabilitasi Medik
      • Klinik Gizi
      • Klinik Saraf
      • Klinik THT-KL
    • Hemodialisa
    • Radiologi
    • Psikologi Anak
    • Antarejo
    • Jatayu Home Care
    • Rawat Inap
    • Health Tourism & Wellness
    • Cerebral Palsy Center
  • Informasi
    • Jadwal Dokter RSA UGM
    • Artikel
      • Artikel Kesehatan
      • Berita
    • Kerja Sama Asuransi
    • Alur Pasien
    • INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT
    • DATA INDIKATOR MUTU
    • Media Monitoring
    • Booklet Edukasi
    • Homestay UGM
  • Kontak Kami
    • Zona Integritas
    • SP4N Lapor
    • E-Komplain
    • Hubungi Kami
  • Beranda
  • Artikel
  • Amankah Periksa Ke Dokter Gigi di Saat Pandemi Covid – 19

Amankah Periksa Ke Dokter Gigi di Saat Pandemi Covid – 19

  • Artikel
  • 17 March 2021, 08.45
  • Oleh: humas.rsugm
  • 0

Sejak masuknya Covid – 19 di Indonesia tanggal 2 maret 2020 sampai saat ini(per 16 maret 2021),dengan total kasus sekitar 1.4juta kasus di Indonesia,sanggat memberi dampak pada semua sector,tidak terkecuali sector kesehatan.

Penularan/tranmisi virus SARS – CoV 2 bisa melalui :

  1. Splatter (percikan cairan yang keluar ketika berbicara)
  2. Droplet (merupakan partikel berat dan tidak dapat berpindah > 1,5m).droplet keluar saat aktivitas berbicara,batuk atau bersin
  3. Aerosol (terbentuk oleh partikel padat dan cair,tersebar dan dapat bertahan di udara).virus melalui batuk,bersin,berbicara,bernafas yang cepat atau perawatan gigi .

Dokter gigi dan perawat gigi adalah profesi yang sangat beresiko tinggi terpapar droplet dan partikel aerosol yang di hasilkan selama tindakan pasien dan

beresiko tinggi terjadinya infeksi silang terhadap paparan mikroorganisme yang berada di darah,saliva,droplet dan instrument yang terkontaminasi dengan darah,saliva dan debris jaringan.mikroorganisme ini terdiri dari bakteri pathogen,virus dan fungsi (Beltrami etall,2000).

 

Tingkat resiko dokter gigi dalam menjalankan prosedur Kedokteran gigi dibagi menjadi 4 Kategori sebagai berikut :

Kategori resiko Jenis Tindakan
Resiko Rendah Tidak ada kontak dengan pasien,assisten dokter gigi atau kontak langsung pada aerosol Tindakan preventif :

–        Instruksi untuk menjaga dan meningkatkan kebersihan rongga mulut dan diet pasien

Tindakan diagnostic :

–        Konsultasi

–        Pemeriksaan radiografi ekstraoral(Panoramic,Cephalometri atau gambaran radiografis lainya)

Resiko sedang Adanya kontak dekat tapi minimal ,tanpa aerosol (tanpa menggunakan three-way syringe)Tindakan preventif :

–        Aplikasi fluoride

 

Tindakan diagnostic :

–        Pemeriksaan Klinis

–        Radiografi intraoral

 

 

Tindakan kuratif :

–        Tindakan emergency seperti drainase abses

–        Teknik testorative atraumatic

–        Pencabutan gigi sederhana

–        Control pasca operasi

–        Control alat orthodontis

–        Percetakan model studi

Resiko tinggi Melibatkan prosedur aerosol pada pasien secara terkontrol

Tindakan preventif :

–        Scaling manual

–        Pemolesan yang terkontrol dengan penggunaan pasta yang minimal

–        Sealant disertai rubber jam

Tindakan Kuratif :

–        Insersi/sementasi implant endodontic

–        Restorasi dan prosedur disertai pemakaian rubber dam

–        Scalling dan root planning manual

–        Kuretase gingiya yang terkontrol

–        Penggunaan handpiece grinding ekstra oral

–        Prosedur gigi tiruan tanpa penyesuaian ekstra oral

Resiko sangat tinggi Melibatkan semua prosedur aerosol pada pasien yang sulit dikendalikan

Tindakan preventif :

–        Scaling menggunakan Ultra Sonic

Tindakan Kuratif :

–        Occlusal adjustment

–        Pemakaian high/low speed handpiece

–        Preparasi gigi-restorasi gigi

 

Untuk mengurangi resiko terjadinya penularan virus Covid – 19,perlu  adanya pengaturan ruang praktek dokter gigi dengan memperhatikan aliran udara di dalam ruang praktek.

Aliran udara

Rekomendasi WHO ,agar disediakan ventilasi memadai pada semua area fasilitas pelayanan kesehatan,dengan menggunakan bahan aliran udara bersih untuk masuk ke dalam ruangan,dan dikeluarkan menggunakan penyedot (exhauster).

 

Tata kelola ruangan

  • Kurangi Kepadatan orang didalam ruang praktek dokter gigi(maksimal 3 orang,dokter gigi,perawat gigi dan pasien)
  • Posisi dental unit diatur sedemikian rupa sehingga posisi kepala pasien berada pada arah masuk aliran udara bersih,dan dihisap dengan exhauster yang di letakan 20co dari lantai.
  • Dianjurkan penggunaan system pembersihan udara portable dalam ruangan yang dilengkapi filter HEPA dan sinar UV
  • Penggunaan High volume evacuator atau vaccum machine extraoral

Ruang ganti APD tersedia dalam 2 ruang berbeda yaitu ruang pemakaian (donning APD) dan ruang melepas APD(doffing APD)

Selain pengaturan tataruang,juga sanggat penting penggunaan APD yang lengkap.Rekomendasi APD untuk dokter gigi dan perawat adalah sebagai berikut :

Rekapitulasi kebutuhan alat dan bahan minimal sesuai dengan APD(Lammers dkk,2000)

Alat dan bahan Level 1 APD Level 2 APD Level 3 APD
Head cap Opsional Ya Ya
Google(A),Faceshield(B) A/B A/B A/B
Masker bedah Ya Ya Ya
Masker N95/setara Ya Ya Ya
Surgical scrub Ya Ya Ya
Grown Ya Ya Ya
Baju hazmat Tidak Tidak Ya
Sarung tangan dalam Tidak Tidak Ya
Sarung tangan luar Ya Ya Ya
Sepatu tertutup dan shoe cover Tidek Ya Ya
Sepatu boot Tidak Ya ya

 

Poli gigi Rumah sakit Akademik UGM,sudah dilengkapi dengan exhaust fan,hepafilter dan vaccum machine extra oral,dan sudah dilengkapi dengan ruang donning dan doffing APD

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=WjTSDNDixBk[/embedyt]

Selalu perhatikan protokol kesehatan
Salam friendly and caring hospital

(drg.Retno Hayati Alchusnah)

Refrensi :

Paduan Dokter Gigi dalam era new normal (satuan tugas COVID 19 Pengurus Besar PDGI 2020)

Pencarian

Artikel Kesehatan

  • Anak
  • Jantung
  • Diabetes
  • Kesehatan Jiwa
  • Kulit dan Kelamin
  • Lansia
  • Nutrisi

Informasi Terbaru

  • Tata Tertib Publikasi Kegiatan Magang dan Penelitian SIRS & TI RSA UGM
  • Peran RSA UGM dalam Pemulihan Infrastruktur Kritis dan Layanan Medis di Aceh Utara Pasca-Bencana
  • Remisi Pada Diabetes Tipe 2
  • Respons Cepat Bencana, RSA UGM Berangkatkan Tim Medis Gabungan AHS Bantu Korban Banjir Aceh
Universitas Gadjah Mada

Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada

Jl. Kabupaten (Lingkar Utara), Kronggahan, Trihanggo, Gamping, Sleman, Yogyakarta 55291

rsa@ugm.ac.id

0811 2846 042 (IGD, WhatsApp Chat Only)
0811 2548 118 (IGD, Telepon)
0811 2856 210 (Pusat Layanan Informasi, WhatsApp Chat Only)

Artikel Kesehatan

  • Anak
  • Jantung
  • Diabetes
  • Kesehatan Jiwa
  • Kulit dan Kelamin
  • Lansia
  • Nutrisi

Layanan

  • Health Tourism and Wellness
  • Jatayu Homecare and Telemedicine
  • Unit Tranfusi Darah
  • Antarejo
  • Medical Check-Up
  • Klinik Eksekutif
  • Cathlab
  • CPET
  • Pendidikan dan Pelatihan
ARSPTN logo

© Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY