
Sleman, 29 April 2026 – Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) Program Donasi JKN dengan BPJS Kesehatan Kabupaten Sleman. Partisipasi RSA UGM dalam Program ini merupakan wujud kepedulian Rumah Sakit bagi warga Sleman. Acara penandatanganan kerja sama antara BPJS Kesehatan Kabupaten Sleman dengan mitra Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tersebut digelar di ruang rapat Sembada, Kantor Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman pada Rabu, 29 April 2026.
Urip iku gawe urupe liyan ujar Dr. dr. Darwito, S.H., Sp.B. Subsp.Onk. (K) selaku Direktur Utama RSA UGM saat hadir untuk menandatangani perjanjian kerja sama tersebut. Turut hadir pula Bupati Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya; Kepala BPJS Kabupaten Sleman, Irfan Qadarusman; Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Setda Kabupaten Sleman, Agung Armawanta; Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Wawan Widiantoro; dan sejumlah pejabat lainnya.
Kerja sama ini dilakukan untuk mengoptimalisasi pelaksanaan program JKN di Kabupaten Sleman. Para mitra JKN berkomitmen untuk memberikan perlindungan finansial kepada peserta JKN dengan cara mendaftarkan peserta pada segmen PBPU (Peserta Bukan Penerima Upah) melalui alokasi dana CSR. Dr. dr. Darwito, S.H., Sp.B. Subsp.Onk. (K) menyampaikan komitmen RSA UGM untuk memberikan bantuan berupa donasi iur kepesertaan kepada 570 peserta BPJS Kesehatan yang berstatus nonaktif. Jumlah ini akan di kaji kembali untuk melihat potensi penambahan jumlah pemerima bantuan iur kepesertaan mengingat jumlah peserta JKN non aktif di Sleman masih cukup besar.
Menurut Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Sleman, Irfan Qadarusman, jumlah penduduk di Kabupaten Sleman yang terdaftar menjadi peserta JKN sudah mencapai 98,61 persen dari total penduduk, sementara sebanyak 1,39 persen belum terdaftar di program JKN atau masih menunggak.
Sementara, Bupati Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kerja sama yang terbentuk dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sleman di bidang kesehatan. Langkah ini selaras dengan upaya pemerintah dalam memastikan keberlangsungan program JKN.
Lebih lanjut, Irfan Qadarusman berharap agar kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan mitra JKN dapat memberi kesempatan bagi masyarakat yang masih terkendala iuran agar tetap mendapatkan akses ke layanan kesehatan.

Selain Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM), mitra JKN lain yang turut berpartisipasi di antaranya adalah sejumlah rumah sakit dan klinik seperti Rumah Sakit UAD, Rumah Sakit Queen Latifa, Rumah Sakit Islam Yogyakarta PDHI, Klinik Delima, Klinik Sayang Keluarga, dan Klinik RH Medika. Kemudian, ada pula dukungan dari sektor lain seperti Bank Sleman dan PT. Indikarya.
“Manfaatnya betul-betul dirasakan masyarakat, oleh karena itu kami dari pemerintah daerah berterima kasih,” tambah Bupati Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya.
Ke depannya, melalui Program Donasi JKN ini, diharapkan jumlah masyarakat di Kabupaten Sleman yang tercover oleh program JKN dan memiliki kepesertaan aktif dapat mengalami peningkatan. (Hukmas RSA UGM)