
Sleman, 4 Juni 2026 – Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) menggelar serangkaian kegiatan edukasi dalam rangka Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026. Tema kegiatan tahun ini adalah “Wujudkan Rumah Sakit Menjadi Kawasan Tanpa Rokok yang Paripurna”. Edukasi dilakukan dalam bentuk kampanye, penyuluhan, dan talkshow mengenai Rumah Sakit sebagai Kawasan Tanpa Rokok (KTR).
Rangkaian Kegiatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia
Kegiatan diawali dengan kampanye mengelilingi RSA UGM. Kampanye dilakukan di beberapa titik, seperti area Lobi Selatan, Farmasi Barat, Laboratorium, Lobi Utara, dan Farmasi Timur. Tujuan kampanye adalah memberikan edukasi seputar Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Pada momen ini, sejumlah pasien, pengunjung, hingga civitas hospitalia turut menandatangani komitmen untuk tidak merokok di lingkungan rumah sakit.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan mengenai Kawasan Tanpa Rokok bersama narasumber Dicky Ari Wijaya, S.K.M. di Farmasi Timur. Selain membahas seputar regulasi KTR di rumah sakit, penyuluhan ini juga membahas bahaya rokok baik bagi perokok aktif maupun pasif.
Rangkaian acara edukasi dilanjutkan dengan talkshow kesehatan online dengan mengusung tema “Menyelamatkan Masa Depan dari Bahaya Rokok dan Vape”. Talkshow Hari Tanpa Tembakau Sedunia ini akan menghadirkan narasumber Dokter Spesialis Paru, praktisi K3 Rumah Sakit dan Sanitarian.

Komitmen RSA UGM
Rangkaian kegiatan edukasi dalam rangka Hari Tanpa Tembakau Sedunia bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya konsumsi tembakau sekaligus menekan angka perokok. Kegiatan ini menyasar civitas hospitalia, pasien, dan pengunjung RSA UGM.
Melalui serangkaian kegiatan di atas, RSA UGM menegaskan komitmen dalam mewujudkan rumah sakit sebagai Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Edukasi ini juga merupakan upaya RSA UGM untuk melindungi pasien, pengunjung, maupun staf dari bahaya asap rokok dan mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat.
