• PORTAL AKADEMIK
  • IT CENTER
  • LIBRARY
  • RESEARCH
  • WEBMAIL
  • PUSAT LAYANAN INFORMASI
  • GAWAT DARURAT
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang
    • Sejarah Rumah Sakit Akademik UGM
    • Visi, Misi, Tugas, Motto, dan Kebijakan Mutu
    • Logo Rumah Sakit Akademik UGM
    • Clinical Research Unit
    • Pengabdian Masyarakat
    • Manajemen RSA UGM
    • Pasar Krempyeng
  • Diklat
  • Layanan
    • IGD
    • Unit Tranfusi Darah
    • Klinik Eksekutif dan Medical Check Up
      • Klinik Eksekutif
      • Paket Medical Check Up
    • Klinik
      • Klinik Anak
      • Klinik Bedah
      • Klinik Subspesialis Bedah
      • Klinik Gadjah Mada Orthopedi Center
      • Klinik Dermatologi, Venereologi, dan Estetika
      • Klinik Gigi dan Mulut
      • Klinik Jantung dan Pembuluh Darah
      • Klinik Kesehatan Jiwa
      • Klinik Mata
      • Klinik Obstetri dan Ginekologi
      • Klinik Paru dan Pernapasan
      • Klinik Penyakit Dalam
      • Klinik Fisik dan Rehabilitasi Medik
      • Klinik Gizi
      • Klinik Saraf
      • Klinik THT-KL
    • Hemodialisa
    • Radiologi
    • Psikologi Anak
    • Antarejo
    • Jatayu Home Care
    • Rawat Inap
    • Health Tourism & Wellness
    • Cerebral Palsy Center
  • Informasi
    • Jadwal Dokter RSA UGM
    • Artikel
      • Artikel Kesehatan
      • Berita
    • Kerja Sama Asuransi
    • Alur Pasien
    • INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT
    • DATA INDIKATOR MUTU
    • Media Monitoring
    • Booklet Edukasi
    • Homestay UGM
  • Kontak Kami
    • Zona Integritas
    • SP4N Lapor
    • E-Komplain
    • Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Metode Sunat Konvensional versus Modern, Mana Pilihan yang Tepat?

Metode Sunat Konvensional versus Modern, Mana Pilihan yang Tepat?

  • Berita
  • 18 June 2025, 11.49
  • Oleh: admin
  • 0
Metode Sunat Konvensional versus Modern, Mana Pilihan yang Tepat?
Metode Sunat Konvensional versus Modern, Mana Pilihan yang Tepat?

Prosedur sunat atau yang sering disebut khitan memiliki beragam manfaat bagi kesehatan alat reproduksi laki-laki. Prosedur ini biasanya dilakukan saat masih bayi atau anak-anak dengan cara mengangkat kulup atau kulit yang menutupi ujung penis. Manfaat sunat antara lain adalah mempermudah penis untuk dibersihkan, mengurangi risiko infeksi saluran kemih dan penyakit menular seksual, serta mencegah masalah lainnya pada penis.

Ada dua metode sunat atau khitan yang umum dilakukan, yaitu metode sunat konvensional dan sunat modern. Kedua metode sunat ini tersedia di Rumah Sakit Akademik UGM (RSA UGM) Yogyakarta.

Lantas, apa perbedaan pada kedua metode sunat tersebut?

Pertama, ada metode sunat konvensional (bedah biasa) yang sudah umum dilakukan dokter atau ahli sunat. Pada metode ini, dokter akan membuang kulit kulup di ujung kelamin anak laki-laki menggunakan teknik potong dengan gunting atau pisau bedah. Kemudian, kulit akan dilakukan dengan jahitan manual di sekeliling luka.

Kedua, metode sunat modern atau metode klem (ultra clamp sealer) yang dilakukan menggunakan alat khusus (clamp) untuk menjepit kulit kulup dan menutup pembuluh darah. Klem akan digunakan untuk mencetak sebelum memotong kulit kulup. Setelah itu, kulit akan dilekatkan dengan menggunakan lem atau glue.

Metode Sunat Konvensional versus Modern, Mana Pilihan yang Tepat?
Metode Sunat Konvensional versus Modern, Mana Pilihan yang Tepat?

Bagaimana dengan kelebihan dan kekurangan setiap metode?

Metode sunat konvensional

Metode konvensional merupakan metode sunat yang aman karena sudah lama dikenal dan digunakan. Metode ini juga bisa digunakan pada semua jenis anatomi penis, baik pada penis normal maupun penis yang mengalami kelainan bawaan seperti fimosis (kondisi saat kulup penis melekat dengan kepala penis).

Kekurangannya, metode ini memakan waktu lebih lama, baik dalam proses sunat maupun proses penyembuhan. Karena kulit penis dijahit, proses penyembuhan bisa memakan waktu 7—10 hari. Selain itu, ada pula risiko nyeri dan bengkak yang lebih tinggi dibanding pada metode modern atau klem.

Metode sunat modern atau klem

Sunat metode modern atau metode klem menawarkan keuntungan dalam hal kecepatan dan kosmetik. Pada metode ini, kulit kulup akan terpotong dengan rapi dan minim pendarahan. Proses sunat dengan metode klem juga lebih cepat, demikian pula dengan proses penyembuhannya. Sehingga, anak pun bisa beraktivitas lebih cepat pasca tindakan.

Meskipun begitu, metode ini belum tentu cocok untuk semua jenis anatomi penis. Metode sunat modern atau klem umumnya digunakan pada kondisi penis normal, dan biayanya juga lebih mahal.

Mana pilihan yang tepat untuk anak?

Untuk menentukan metode sunat terbaik bagi anak, orangtua perlu berdiskusi lebih dulu dengan dokter. Semua metode memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh karena itu, metode yang dipilih haruslah sesuai dengan kondisi anak dan pertimbangan keluarga agar bisa mendapatkan hasil yang baik dan aman.

Tags: layanan rsa ugm sirkumsisi sunat

Pencarian

Artikel Kesehatan

  • Anak
  • Jantung
  • Diabetes
  • Kesehatan Jiwa
  • Kulit dan Kelamin
  • Lansia
  • Nutrisi

Informasi Terbaru

  • Tata Tertib Publikasi Kegiatan Magang dan Penelitian SIRS & TI RSA UGM
  • Peran RSA UGM dalam Pemulihan Infrastruktur Kritis dan Layanan Medis di Aceh Utara Pasca-Bencana
  • Remisi Pada Diabetes Tipe 2
  • Respons Cepat Bencana, RSA UGM Berangkatkan Tim Medis Gabungan AHS Bantu Korban Banjir Aceh
Universitas Gadjah Mada

Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada

Jl. Kabupaten (Lingkar Utara), Kronggahan, Trihanggo, Gamping, Sleman, Yogyakarta 55291

rsa@ugm.ac.id

0811 2846 042 (IGD, WhatsApp Chat Only)
0811 2548 118 (IGD, Telepon)
0811 2856 210 (Pusat Layanan Informasi, WhatsApp Chat Only)

Artikel Kesehatan

  • Anak
  • Jantung
  • Diabetes
  • Kesehatan Jiwa
  • Kulit dan Kelamin
  • Lansia
  • Nutrisi

Layanan

  • Health Tourism and Wellness
  • Jatayu Homecare and Telemedicine
  • Unit Tranfusi Darah
  • Antarejo
  • Medical Check-Up
  • Klinik Eksekutif
  • Cathlab
  • CPET
  • Pendidikan dan Pelatihan
ARSPTN logo

© Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY