Berikut kami sampaikan daftar nama pelamar yang lolos seleksi administrasi rekruitmen tenaga profesional kesehatan dan non kesehatan Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada 2014: unduh.
Dalam rangka memperingati bulan Syawal 1435 H, Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada mengadakan syawalan bersama. Acara ini dilaksanakan pada Hari Sabtu 16 Agustus 2014 mulai pukul 10.00 WIB bertempat di Aula Lantai 2 Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada. Syawalan ini dihadiri oleh seluruh direksi dan karyawan Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada. Hadir pula Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Alumni, Wakil Dekan II Fakultas Kedokteran, Kepala Dinas Kesehatan DIY, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dan Kepala Desa Trihanggo.
Rumah Sakit Akademik UGM mengundang Anda untuk bergabung dalam Pelayanan Rumah Sakit Akademik UGM sebagai:
- Perawat – 2 orang
- Ners – 2 orang
- Fisioterapis – 2 orang
- Petugas Rekam Medis – 2 orang
- Petugas Admisi / Pendaftaran – 3 orang
- Asisten Apoteker – 3 orang
- Teknisi Sterelisasi Alat Medis – 1 orang
- Teknisi K3 – 1 orang
- Pramuhusada – 2 orang
- Pelaksana Teknis Sipil – 1 orang
- Pelaksana Teknis Listrik – 1 orang
- Pelaksana Teknis Mesin – 1 orang
Bagi kandidat yang memenuhi persyaratan (terlampir), dapat mengirimkan surat lamaran yang ditujukan kepada:
Dirgahayu Republik Indonesia ke-69
“Marilah kita isi kemerdekaan NKRI dengan karya nyata memberikan pelayanan kesehatan sesuai harapan masyarakat”
Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada berlokasi di Jl.Kabupaten (Ring Road Utara), Yogyakarta membuka pelayanan umum, poli spesialis, rawat inap, fisioterapi, medical check-up, hemodialisa. Pelayanan Poliklinik dibuka pkl. 07.30 s.d pkl. 14.00 WIB. Pendaftaran mulai pkl. 07.00 WIB.
JogjaTV dalam program Dokter Kita yang tayang pada 18 Mei 2014 kemarin menampilkan dua narasumber dari Rumah Sakit Akademik UGM, yaitu Prof. dr. H. Arif faisal, Sp.Rad(K), DHSM dan Prof. dr. Sunartini Hapsara, Sp. A(K), Ph. D.
oleh: dr. Farida Niken Astari Nugroho Hati, M.Sc., Sp.S
Dokter Spesialis Saraf RS Akademik UGM
Otak merupakan organ yang mengatur seluruh sistem saraf pada tubuh kita. Semua gerakan, indera perasa maupun fungsi kognitif diatur semuanya oleh otak. Otak terdiri dari jutaan akson dan neuron yang saling berhubungan satu sama lain membentuk trilyunan sinaps. Pada dasarnya, seperti jantung, otak memproduksi aktivitas listrik yang bersifat ritmik dan terus menerus. Aktivitas listrik tersebut diduga berasal dari bagian otak yang bernama talamus yang berfungsi semacam pacemaker dan akan dipancarkan ke seluruh bagian otak melalui sel-sel otak. Untuk merekam aktivitas listrik otak tersebut digunakan sebuah alat penunjang diagnostik yaitu Elektroensefalografi (EEG) .
oleh : dr. Dwi Damar Andriyani, Sp.Rad
Dokter Spesialis Radiologi RS Akademik UGM
Ultrasonografi 4 dimensi (USG 4 D) (disebut juga real time 3D atau dynamic 3D) adalah suatu peralatan radiodiagnostik menggunakan bunyi frekuensi tinggi yang mampu menampilkan gambar dengan kualitas tinggi dengan tampilan 3 dimensi yang bergerak layaknya suatu video. Dengan menggunakan probe 4D konveks frekuensi 1 MHz – 5 MHz mampu menampilkan struktur organ organ internal abdomen.
Merupakan salah satu alat radiologi yang digunakan untuk melihat gambar atau obyek dari pasien yang akan dilihat langsung dengan cara floroscopi dengan bantuan layar monitor. Berfungsi untuk menunjang proses pelayanan medis pada penanganan penyakit organ dalam, tulang, dan tindakan operasi. Hal itu merupakan keunggulan teknologi C-Arm ini. Dengan menggunakan alat tersebut, letak benda atau obyek pemeriksaan yang berada di dalam tubuh dengan mudah dapat dideteksi, bahkan dapat dilihat langsung secara real time. Uniknya lagi, teknologi C-Arm ini mampu menampilkan objek secara tiga dimensi, sehingga dapat dilihat dengan lebih jelas dan utuh dari berbagai sisi dan posisi. kecanggihannya ini, C-Arm dapat meminimalkan kesalahan dalam memprediksi letak objek, diagnosa, dan tindakan medis lainnya. Yang paling mengesankan, alat ini dapat memperlihatkan proses pelaksanaan tindakan medis dan operasi tulang atau bagian dalam organ tubuh manusia lainnya secara langsung (real time) sehingga proses operasi dan tindakan medis yang dilakukan dapat berjalan dengan mudah, akurat, aman, dan nyaman.