Oleh: Tia Ramadhan A.Md.Kep | Editor: dr. Yuliani Herawati, M.Med.Sc., Sp.KJ
Masa remaja adalah tahap perkembangan yang berada diantara masa kecil dan masa dewasa. Pada masa ini, sebagian remaja mengikuti apa yang dilakukan teman-teman sebayanya. Anak-anak muda cenderung memiliki rasa ingin tahu yang tinggi untuk mencoba-coba atau mengikuti trend yang terjadi saat ini. Di tengah berbagai peluang tersebut, terdapat ancaman yang dapat menghambat bahkan menghancurkan masa depan remaja, yaitu penyalahgunaan narkoba.
Jumlah angka penyalahgunaan narkoba di Indonesia terus meningkat. Menurut website resmi Puslitdatin BNN secara realtime, diketahui bahwa pada tahun 2024 terdapat 651 kasus naskotika yang ditangani dari total kasus sebanyak 9.348 kasus yang tercatat dari tahun 2009 hingga 2024 (Badan Narkotika Nasional, 2026).

Laporan terbaru dari World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa sekitar 2,6 juta kematian per tahun disebabkan oleh konsumsi alkohol dan 600.000 kematian disebabkan oleh penggunaan obat-obatan psikoaktif. Dari jumlah tersebut, sekitar 2 juta kematian akibat alkohol dan 400.000 kematian akibat narkoba. (WHO, 2024).
Jenis narkotika yang ditetapkan oleh Keputusan Mentri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 5 tahun 2020 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika, antara lain adalah : Ganja, heroin, kokain, opium, amphetamine, ekstasi, dan sabu-sabu. Sementara alcohol, nikotin dan kafein adalah termasuk dalam golongan bahan adiktif. Bahan adiktif sendiri jika disalahgunakan dapat menyebabkan ketergantungan atau adiksi. (Bahri, 2025).
Apa saja faktor yang memengaruhi penggunaan narkoba di kalangan remaja? (Bahri, 2025)
- Faktor Individu
- Anggapan apabila narkoba dapat menyelesaikan masalah.
- Keinginan coba-coba atau penasaran
- Keinginan untuk dapat diterima di komunitas tertentu.
- Faktor Lingkungan
- Lingkungan keluarga di mana tidak ada kasih sayang, komunikasi, keterbukaan, perhatian, dan saling menghargai di antara anggotanya.
- Kemiskinan, pengangguran, putus sekolah, dan keterlantaran
- Berkawan dengan komunitas penyalahgunaan narkoba.
- Faktor ketersediaan narkoba
- Mudah mendapatkan jenis dari narkoba
- Cara menggunakan narkoba yang sangat mudah misalnya dihisap, disuntik, ditelan, dan sebagainya.
- Bisnis narkoba menjanjikan keuntungan yang besar
Apa saja ciri-ciri yang harus dikenali orang sekitar jika orang terdekat sudah terjerat narkoba? (Bahri, 2025)
Adanya perubahan pada fisik seperti mata merah atau sayu, berat badan turun drastis, sering mengantuk atau sulit tidur. Selain itu juga terlihat adanya perubahan perilaku seperti menarik diri dari keluarga atau menjadi mudah marah dan emosi tidak stabil, dan menarik diri dari lingkungan.
Bagaimana Tindakan selanjutnya apabila sudah terlanjur menggunakan narkoba? (Bahri, 2025)
- Libatkan keluarga atau orang terdekat untuk menjadi tempat bercerita atau mengalihkan ke kegiatan yang bermanfaat.
- Bertaubat, yaitu menganjurkan mereka untuk kembali mendalami dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik-baiknya
- Mencari bantuan profesional seperti psikiater, psikolog, atau perawat jiwa.
Jangan ragu memanfaatkan Layanan Kesehatan Jiwa
Datang ke profesional untuk mencari bantuan bukanlah suatu kelemahan. Hal itu merupakan langkah tepat dan berani untuk memulai perubahan. Jika Anda atau orang terdekat menunjukkan adanya tanda-tanda penyalahgunaan narkoba, manfaatkan bantuan dari psikiater, psikolog, atau perawat jiwa agar mendapat penanganan aman, tepat, dan rahasia.
Kedepannya diharapkan remaja dapat menjauhi narkoba bukan karena takut hukum saja melainkan karena adanya pemahaman tentang adanya masa depan yang cerah datang bukan dari narkoba. Selain itu juga agar remaja dapat menginspirasi lingkungan sekitarnya agar dapat hidup sehat, produktif, dan terbebas dari narkoba.
“Remaja Berkarya, Remaja Menolak Narkoba. Berkarya untuk masa depan, bebas narkoba untuk selamanya!”
REFERENSI:
- Kemenkes RI. 2025. 5 Bahaya Narkoba bagi Kesehatan Mental yang Perlu Anda Ketahui. https://ayosehat.kemkes.go.id/bahaya-narkoba-bagi-kesehatan-mental / diakses tgl 17 Juni 2026
- 2024. Over 3 million annual deaths due to alcohol and drug use, majority among men. https://www.who.int/news/item/25-06-2024-over-3-million-annual-deaths-due-to-alcohol-and-drug-use-majority-among-men/ diakses tgl 17 Juni 2026
- Bahri, S. (2025). Upaya PEncegahan Penyalahgunaan Narkoba Bagi Remaja : Melalui Konsep Pendidikan Islam. Syiah Kuala Banda Aceh: Percetakan Bandar di Lamgugob Banda Aceh.
- Badan Narkotika Nasional. (2026). Statistics of NArcotics Case Uncovered. Retrieved Juni 17, 2026, from Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia:
https://puslitdatin.bnn.go.id/portfolio/data-statistik-kasus-narkoba/ diakses tgl 17 Juni 2026