Yogyakarta, 14 Oktober 2025 — Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) meraih Juara 1 Paritrana Award Tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2025 dalam kategori Usaha Besar–Menengah. Penghargaan diserahkan pada Selasa, 14 Oktober 2025 di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan Yogyakarta.
rsa ugm
Lowongan Fisioterapi RS Akademik UGM 2025, Daftar Sebelum 10 Oktober!
Lowongan Fisioterapi RS Akademik UGM 2025 resmi dibuka untuk tenaga profesional di bidang fisioterapi yang ingin bergabung di salah satu rumah sakit pendidikan terbaik di Indonesia. Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) mengundang lulusan terbaik dari program D3, D4, maupun Profesi Fisioterapi untuk menjadi bagian dari tim kesehatan yang kompeten dan berintegritas tinggi.
Yogyakarta, 6 Oktober 2025 – Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) melakukan sosialisasi Layanan CP Center (Cerebral Palsy Center) dan peluncuran e-book “Panduan Perawatan Anak Cerebral Palsy Sehari-hari” dalam rangka Hari Cerebral Palsy Sedunia yang jatuh pada 6 Oktober. Sosialisasi Layanan CP Center dan peluncuran e-book tersebut merupakan bagian dari acara webinar kesehatan “Melangkah Bersama Anak Cerebral Palsy” yang digelar secara daring.
Oleh: dr. Dyah Samti Mayasari, Ph.D., Sp. JP
Penyakit jantung pemeriksaan dan pencegahan merupakan hal penting yang perlu diketahui, karena jantung adalah organ vital yang bekerja tanpa henti. Jantung merupakan organ dalam tubuh yang bekerja tanpa henti. Jantung berdenyut sekitar 100.000 kali per menit, dan ketika jantung berhenti, maka seluruh aktivitas organ tubuh akan ikut terhenti sehingga mengakibatkan kematian. Jantung berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh sehingga asupan oksigen dan makanan organ-organ lain tercukupi. Oleh karena itu, kerusakan pada organ jantung akan memengaruhi fungsi organ-organ lain seperti otak dan ginjal.
Oleh: dr. Vita Yanti Anggraeni, MSc, Ph.D, Sp.PD-KKV, Sp.JP (K)
Apa Itu Hipertensi?
Hipertensi adalah salah satu penyebab utama penyakit jantung dan sering disebut sebagai silent killer. Penyakit ini kerap hadir tanpa gejala, namun perlahan dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko serangan jantung.
Yogyakarta, 27 September 2025 – Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Dalam ajang bergengsi PERSI Award – MAKERSI Award 2025, Tim KSM Neurologi RSA UGM meraih Juara 2 Nasional pada kategori Leadership and Management melalui karya inovatif berjudul Code Stroke Lintas Sektor: Transformasi Leadership, Manajemen, dan Kompetensi SDM untuk Layanan Stroke Terpadu.
Yogyakarta, 19 September 2025 — RSA UGM Juara 1 Nakesdan DIY 2025 pada kategori Petugas Tanggap Darurat Bencana/Krisis Kesehatan. Prestasi ini diraih oleh dr. Agung Widianto, Sp.B-KBD dengan perolehan nilai akhir 96,57. Keberhasilan ini membuktikan komitmen RSA UGM dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana serta krisis kesehatan.
Gunungkidul, 18 September 2025 – Forum Komunikasi (Forkom) Code Stroke digelar melalui kerja sama Academic Health System (AHS) UGM, Rumah Sakit Akademik UGM (RSA UGM), dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul. Forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan layanan deteksi dini, rujukan cepat, dan tata laksana stroke di wilayah Gunungkidul.
Yogyakarta, 3 Agustus 2025, Tim Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) berhasil meraih juara 3 dalam ajang ECG Smart Championship (ESC). Kompetisi ini menjadi bagian dari acara Jogja Cardiology Update (JCU) 2025 yang berlangsung pada Minggu (3/8) di Hotel Tentrem Yogyakarta. Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen RSA UGM dalam pengembangan pelayanan medis, khususnya di bidang kardiovaskular.
Gizi Seimbang Ibu Menyusui: Investasi untuk Generasi Emas
Oleh: Alimah Hanan, S.Gz, RD | Editor: Pratiwi Dinia Sari, S.Gz, RD
ASI sebagai Makanan Utama Bayi
Air susu ibu (ASI) adalah makanan pertama dan utama bagi bayi yang baru lahir.
American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif pada bayi di bawah 6 bulan. Setelah itu, ASI tetap dilanjutkan hingga anak berusia 2 tahun, kecuali ada indikasi medis (Meek, 2022).